Patentmerk.Com "memberi BUKTI bukan JANJI" Hub : 022-7536433

Artikel (8)

Keywords: hak paten

Tarif / Biaya Pendaftaran Merek

Tarif berikut adalah tarif dasar, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2016.

















PNBP Merek PPNo. 45 Tahun 2016
PNBP Merek PPNo. 45 Tahun 2016
PNBP Merek PPNo. 45 Tahun 2016
 

 


 



Biaya Daftar hak paten

Tarif berikut adalah tarif dasar, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2014.


Paten 1


paten 2




paten 3


paten 4


paten 5


paten 6


paten 7


paten 8


paten 9


paten 10


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Waktu Perlindungan Paten

 


Jangka Waktu Perlindungan Paten


 


(1) Paten diberikan untuk jangka waktu selama 20 (dua puluh) tahun terhitung  sejak Tanggal Penerimaan dan jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang .


(2) Tanggal mulai dan berakhirnya jangka waktu Paten dicatat dan diumumkan.


 


Paten Sederhana diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung  sejak Tanggal Penerimaan dan jangka waktu itu tidak dapat diperpanjang.


 

Fri, 5 Oct 2012 @15:13

INVENSI dan PATEN


Invensi yang Dapat Diberi Paten


(1) Paten diberikan untuk Invensi yang baru dan mengandung langkah inventif serta dapat diterapkan dalam industri.


(2) Suatu Invensi mengandung langkah inventif jika Invensi tersebut bagi seseorang yang mempunyai keahlian tertentu di bidang teknik merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya.


(3) Penilaian bahwa suatu Invensi merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya harus dilakukan dengan memperhatikan keahlian yang ada pada saat Permohonan diajukan atau yang telah ada pada saat diajukan permohonan pertama dalam hal Permohonan itu diajukan dengan Hak Prioritas.


Suatu Invensi dianggap baru jika pada Tanggal Penerimaan, Invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang diungkapkan sebelumnya.


Teknologi yang diungkapkan sebelumnya, sebagaimana dimaksud diatas adalah teknologi yang telah diumumkan di Indonesia atau di luar Indonesia dalam suatu tulisan, uraian lisan atau melalui peragaan, atau dengan cara lain yang memungkinkan seorang ahli untuk melaksanakan Invensi tersebut sebelum:


a. Tanggal Penerimaan; atau


b. tanggal prioritas.


Teknologi yang diungkapkan sebelumnya sebagaimana dimaksud di atas mencakup dokumen Permohonan yang diajukan di Indonesia yang dipublikasikan pada atau setelah Tanggal Penerimaan yang pemeriksaan substantifnya sedang dilakukan, tetapi Tanggal Penerimaan tersebut lebih awal daripada Tanggal Penerimaan atau tanggal prioritas Permohonan.


Suatu Invensi tidak dianggap telah diumumkan jika dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan sebelum Tanggal Penerimaan:


a. Invensi tersebut telah dipertunjukkan dalam suatu pameran internasional di Indonesia atau di luar negeri yang resmi atau diakui sebagai resmi atau dalam suatu pameran nasional di Indonesia yang resmi atau diakui sebagai resmi;


b. Invensi tersebut telah digunakan di Indonesia oleh Inventornya dalam rangka percobaan dengan tujuan penelitian dan pengembangan.


(2) Invensi juga tidak dianggap telah diumumkan apabila dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sebelum Tanggal Penerimaan, ternyata ada pihak lain yang mengumumkan dengan cara melanggar kewajiban untuk menjaga kerahasiaan Invensi tersebut.


Suatu Invensi dapat diterapkan dalam industri jika Invensi tersebut dapat dilaksanakan dalam industri sebagaimana yang diuraikan dalam Permohonan.


Setiap Invensi berupa produk atau alat yang baru dan mempunyai nilai kegunaan praktis disebabkan oleh bentuk, konfigurasi, konstruksi, atau komponennya dapat memperoleh perlindungan hukum dalam bentuk Paten Sederhana.


Paten tidak diberikan untuk Invensi tentang:


a. proses atau produk yang pengumuman dan penggunaan atau pelaksanaannya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas agama, ketertiban umum, atau kesusilaan;


b. metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan/atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan/atau hewan;


c. teori dan metode di bidang ilmu pengetahuan dan matematika; atau


d. i. semua makhluk hidup, kecuali jasad renik;


ii. proses biologis yang esensial untuk memproduksi tanaman atau hewan, kecuali proses non-biologis atau proses mikrobiologis.

Fri, 5 Oct 2012 @14:19

PATEN

 


Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.


Invensi adalah ide Inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.


Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan Invensi.


Pemohon adalah pihak yang mengajukan Permohonan Paten.


Permohonan adalah permohonan Paten yang diajukan kepada Direktorat Jenderal.


Pemegang Paten adalah Inventor sebagai pemilik Paten atau pihak yang menerima hak tersebut dari pemilik Paten atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak tersebut yang terdaftar dalam Daftar Umum Paten.


Pemeriksa adalah seseorang yang karena keahliannya diangkat dengan Keputusan Menteri sebagai pejabat fungsional Pemeriksa Paten dan ditugasi untuk melakukan pemeriksaan substantif terhadap Permohonan.


Menteri adalah menteri yang membawahkan departemen yang salah satu tugas dan tanggung jawabnya meliputi pembinaan di bidang Hak Kekayaan Intelektual, termasuk Paten.


Direktorat Jenderal adalah Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual yang berada di bawah departemen yang dipimpin oleh Menteri.


Tanggal Penerimaan adalah tanggal penerimaan Permohonan yang telah memenuhi persyaratan administratif.


Hak Prioritas adalah hak Pemohon untuk mengajukan Permohonan yang berasal dari negara yang tergabung dalam Paris Convention for the Protection of Industrial Property atau Agreement Establishing the World Trade Organization untuk memperoleh pengakuan bahwa Tanggal Penerimaan di negara asal merupakan Tanggal Prioritas di negara tujuan yang juga anggota salah satu dari kedua perjanjian itu selama pengajuan tersebut dilakukan dalam kurun waktu yang telah ditentukan berdasarkan Paris Convention tersebut.


Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang Paten kepada pihak lain berdasarkan perjanjian pemberian hak untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu Paten yang diberi perlindungan dalam jangka waktu dan syarat tertentu.


 

Thu, 4 Oct 2012 @19:40

REGISTER MEREK ANDA!!!

REGISTER MEREK ANDA!!!


MUDAH DAN TERPERCAYA



Anda memiliki satu merek atau , nama usaha ? Ingin mendapatkan perlindungan atas kekayaan intelektual Anda? Cukup persiapkan Foto Copy KTP dan Contoh Merek anda.


Kami akan membantu melakukan pengecekan standar atas nama usaha / Merek Anda tersebut dan Anda akan mendapatkan hasilnya hanya dalam waktu kurang dari 3 x 24 jam.


Bagaimana cara mendapatkan ® atau TM agar bisa bersanding dengan merek atau logo perusahaan Anda?


Kami akan membantu mewujudkannya!


MITRA PATENT telah membantu banyak pengusaha dalam bidang pendaftaran hak kekayaan intelektual sejak tahun 2003 berkantor pusat di Bandung Jl. Soekarno Hatta 590 MTC B-36 Lt. 2.


Sebagian dari Merk / Perusahaan mitra yang kami hormati : KLIK DISINI


 


Cek NAMA MEREK PERUSAHAAN ANDA disini


 


 


 


 


 


 


 

Belajar dari kasus usaha sablon

 


SOREANG, (PRLM).- Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Bambang Budi Rahardjo, meminta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berhati-hati dalam membuat suatu produk, terutama produk yang memiliki hak paten .


Hal itu berkaca pada permasalahan yang dihadapi FSB, tukang sablon yang divonis 1,4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung (PNBB) karena dianggap telah turut serta dalam pemalsuan merek kaos Cressida.


“Kita minta kepada pelaku UMKM agar berhati-hati dalam membuat suatu barang yang sekiranya itu meniru dari barang yang sudah ada dan memiliki hak paten . Jangan sampai ada pelaku usaha yang terjerat hukum akibat permasalahan seperti itu,” kata Budi Rahardjo kepada “PRLM”, di Gedung Juang, Kel. Baleendah, Kab. Bandung, Sabtu (30/4).


Untuk itu, ia menyarankan agar pelaku usaha menanyakan terlebih dahulu kepada pemesan apakah barang yang akan dibuat itu mengandung resiko atau tidak.”Para pelaku usaha juga bisa membaca surat kabar dan menonton televisi apakah produk yang akan dibuat itu akan menimbulkan masalah ke depannya atau tidak,” katanya.


Budi pun mengaku akan melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM perihal hak paten dan hak konsumen agar mereka dapat mengerti dengan jelas apa yang terjadi di dunia usaha saat ini.


“Saya sangat menyayangkan kenapa pelaku usaha kecil bisa jadi korban karena dianggap turut serta dalam memalsukan suatu merek. Padahal, kata saya, dia tidak tahu apa-apa,” tuturnya.


Ia menilai, Kabupaten bandung merupakan tempat potensial di mana para pelaku UMKM bisa mengembangkan usaha nya.”Kab. bandung itu sangat potensial dibidang perdagangan. Produk yang ada di pasaran Indonesia saat ini banyak yang produksi dari Kab. Bandung,” tambahnya.


Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan nota kesepakatan antara pelaku UMKM dengan para pengusaha agar terjadi simbiosis mutualisme di antara keduanya. Dan, menghindarkan pelaku UMKM dari perbuatan yang menjurus kepada pemalsuan merek.


 


Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/143513


Tips : Khususnya Bagi Pengusaha Sablon Ada Baiknya Sebelum Mengerjakan Pesanan Kaos Atau Celana Minta Ditunjukkan Bukti Daftar Merek / Hak Cipta / Patent Dari Pemesan Kaos Agar Terhindar Dari Kasus Yang Terjadi. Demikian tks, pertanyaan silakan tlp 022-7536433


 

Tue, 3 May 2011 @11:03

Apa Manfaat Merek ?

 







Fungsi utama dari sebuah merek adalah agar konsumen dapat mencirikan suatu produk (baikitu barang maupun jasa) yang dimiliki oleh perusahaan sehingga dapat dibedakan dari produkperusahaan lain yang serupa atau yang mirip yang dimiliki oleh pesaingnya. Konsumen yangmerasa puas dengan suatu produk tertentu akan membeli atau memakai kembali produktersebut di masa yang akan datang. Untuk dapat melakukan hal tersebut pemakai harusmampu membedakan dengan mudah antaraproduki yang asli dengan produk-produk yangidentik atau yang mirip. Untuk meemungkinan satu perusahaan dapat membedakan dirinya danproduk yang dimiliki terhadap apa yang dimiliki oleh para pesaingnya, maka merek menjadiperan penting dalam pencitraan dan strategi pemasaran perusahaan, pemberian kontribusiterhadapcit ra, danreput asi terhadap produk dari sebuah perusahaan di mata konsumen. Citradan reputasi perusahaan untuk menciptakankepercayaan merupakan dasar untukmendapatkan pembeli yang setia dan meningkatkan nama baik perusahaan. Konsumensering memakai factor emosional pada merek tertentu, berdasarkan serentetan kualitas yangdiinginkan atau fitur-fitur yang terwujud dalam produk-produk yang dimiliki merek tersebut.Merek juga dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan untuk berinvestasi dalam memelihara dan meningkatkan kualitas produk yang mereka miliki guna menjamin bahwa merek produk yang mereka miliki memiliki reputasi yang baik.











Nilai Sebuah Merek

Merek yang tepat dan dipilih secara hati-hati merupakan aset bisnis yang berharga untuksebagian besar perusahaan. Sementara untuk sebagian perusahaan lainnya merekmerupakan aset yang sangat berharga yang mereka miliki. Perkiraan nilai dari merek-merekterkenal di dunia seperti Coca-Cola atau IBM melebihi 50 milyar dollar masing-masingnya.Hal ini karena konsumen menilai merek, reputasi, citranya dan serentetan kualitas-kualitasyang konsumen inginkan yang berhubungan dengan merek, dan mereka mau membayar lebihuntuk produk dengan merek tersebut yang mereka akui dan yang dapat memenuhi harapanmereka. Oleh karena itu, memiliki sebuah merek dengan citra dan reputasi yang baikmenjadikan sebuah perusahaan lebih kompetitif.


Mengapa sebuah Perusahan harus melindungi merek yang dimilikinya?

Walaupun sebagian besar pelaku bisnis menyadari pentingnya penggunaan merek untukmembedakan produk yang mereka miliki dengan produk para pesaing mereka, tapi tidak semuadari mereka yang menyadari mengenai pentingnya perlindungan merek melalui pendaftaran.Pendaftaran, menurut UU Merek memberikan hak ekslusif kepada perusahaan pemilik


merek guna mencegah pihak-pihak lain untuk memasarkan produk-produk yang identikatau mirip dengan merek yang dimiliki oleh perusahaan bersangkutan denganmenggunakan merek yang sama atau merek yang dapat membingungkan konsumen.


Tanpa adanya pendaftaran merek, investasi yang dimiliki dalam memasarkan sebuah produkdapat menjadi sesuatu yang sia-sia karena perusahaan pesaing dapat memanfaatkan merekyang sama atau merek yang mirip tersebut untuk membuat atau memasarkan produk yangidentik atau produk yang mirip. Jika seorang pesaing menggunakan merek yang identik ataumirip, pelanggan dapat menjadi bingung sehingga membeli produk pesaingnya tersebut yangdikiranya produk dari perusahan sebenarnya. Hal ini tidak saja mengurangi keuntungan












perusahaan dan membuat bingung pelanggannya, tetapi dapat juga merusak reputasi dan citra

perusahaan yang bersangkutan, khususnya jika produk pesaing kualitasnya lebih rendah.

Mengingat nilai dari merek dan peran yang dimiliki oleh sebuah merek dalam menentukansuksesnya sebuah produk di pasar, maka perlu dipastikan bahwa merek tersebut sudahterdaftar,guna mendapat perlindungan dalam pasar yang bersangkutan. Selain itu,sangat


mudah untuk melisensikan sebuah merek yang sudah terdaftar pada perusahaan lain,

yang selanjutnya akan menambah sumber pendapatan perusahaan yang bersangkutan, dan

dapat menjadi dasar bagi persetujuan bisnis waralaba.

Merek :

l Memberikan jaminan kepada konsumen untuk membedakan satu produk dengan produk lainnya;
l Membuat perusahaan dapat membedakan produk-produk yang mereka miliki;
lMerupakan alat pemasaran dan dasar untuk membangun citra dan reputasi;
l Dapat dilisensikan/waralaba sehingga menjadi sumber penghasilan langsung berupa royalti;
lMerupakan bagian penting dalam persetujuan waralaba;
l Dapat menjadi aset bisnis yang sangat berharga;


l Mendorong perusahaan untuk berinvestasi dalam memelihara/menjaga atau meningkatkan kulaitas

produk;

l Merupakan hal yang sangat bermanfaat untuk menambah pendapatan.






 

Copyright © 2017 Cipta Paten Merek Indonesia · All Rights Reserved